Kominfo blokir platform digital dan game

Pada Sabtu 30 Juli 2022, Kominfo resmi blokir beberapa platform digital dan game yang populer di kalangan para gamers.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan bahwa perusahaan PSE yang tidak mendaftar sesuai dari waktu yang telah ditentukan maka akan dikenakan sanksi peringatan sampai pemblokiran. Sampai pada akhirnya Kominfo blokir beberapa platform digital dan game

Dirjen Aptikan Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan sebagaimana dikutip dari Kompas Tekno mengatakan. “Apabila PSE tidak melakukan pendaftaran sampai dengan batas akhir pada tanggal 20 Juli 2022, maka PSE yang tidak terdaftar tersebut merupakan PSE ilegal di wilayah yuridiksi Indonesia,”

Samuel mengatakan bahwa kominfo juga sudah mengirimkan surat teguran kepada beberapa platform digital dan game tersebut sejak sabtu 23 juli 2022. Surat teguran tersebut berlaku 5 hari sampai waktu pemblokiran dilaksanakan bagi perusahaan PSE yang tidak mendaftar.

Diketahui, Indonesia merupakan sumber pendapatan yang sangat besar dalam industri game. Nilai pasarnya ditaksir mencapai 1 miliar yang dilaporkan dengan jumlah pengguna sebanyak 170 juta.

Berikut Platform dan Game yang diblokir kominfo saat ini

Dota 2, Steam, Epic Games, Counter Strike: Global Offensive, Origin, Paypal ( blokir sementara ), Yahoo Search Engine.

Baca juga: Situs PSE Jadi Target Hacker! Kominfo Mengaku Terima Jutaan Serangan Cyber Per Hari

“Mereka sudah berhasil menghubungi kita, jadi sekarang sudah terjadi korespodensi, antara Steam, Dota 2, dan CS: GO. Ini mereka sudah menyatakan sedang memproses. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, mereka sudah bisa melengkapi dan juga masyarakat yang pengguna layanan game ini, sudah bisa segera dapat menggunakan kembali,” ujar Samuel dikutip dari detikinet.

Apa Dampaknya bagi perkembangan industri game di Indonesia?

Dapat dilihat bahwa sejak berlakunya regulasi baru ini, banyak terjadi penolakan di masyarakat. Terutama bagi kalangan para gamers. Apalagi situs PSE Kominfo sempat diserang oleh hacker sehingga tidak dapat diakses untuk beberapa saat.

Diketahui bahwa Paypal yang merupakan platform bank online internasional sempat mendaftar namun tetap diblokir oleh Kominfo. Dikabarkan kini paypal masih bisa diakses untuk sementara waktu.

Kominfo mengatakan bahwa platform yang nantinya akan diblokir dapat mengajukan normalisasi dan bagi platform yang sudah terlanjur terblokir dapat mengajukan dan melengkapi pendaftaran melalui Online Single Submission-Risk Based Approach (OSS-RBA).

Scroll to Top